tabik, stefanus akim

Danau Serantangan Tercemar PETI

Posted in Pemerintahan by pencintabuku on Januari 3, 2005

Singkawang, Equator

Danau Serantangan yang merupakan salah satu asset wisata dan potensi perikanan bagi Kota Singkawang, kini tercemar limbah Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI). Dibutuhkan penanganan serius dari Pemprov Kalbar bekerja sama dengan Pemkot Singkawang agar kerusakan asset ini tak semakin parah.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Singkawang Drs Taslim Salimi MSi mengungkapkan, pencemaran danau yang terletak di kawasan Singkawang Selatan tersebut, sudah berlangsung dalam dua sampai tiga tahun terakhir. Sedangkan limbah yang masuk di danau tersebut berasal dari PETI di kawasan Kabupaten Bengkayang.

Untuk menyelesaikan persoalan ini, pihaknya sudah pernah mengajukan kepada Dinas Kimpraswil Kalbar, agar dibentuk saluran yang mengalirkan air limbah langsung ke laut tanpa melalui Danau Serantangan. Namun menurut Taslim hingga kini belum ada jawaban dari Dinas Kimpraswil Kalbar.

Danau dengan luas kurang lebih 400 hektar tersebut memiliki bermacam-macam jenis ikan air tawar. Selain itu danau ini juga bisa menampung ratusan buah keramba petani ikan air tawar. Sayangnya dengan pencemaran PETI tersebut cukup menganggu dan bisa berakibat pada penurunan hasil panen ikan.

“Kita merencanakan untuk mengembangan perikanan air tawar di lokasi ini, namun melihat kondisi seperti ini kita takut akan menggangu dan berakibat banyak ikan yang mati,” papar Taslim.

Camat Singkawang Selatan Drs Burhanuddin menuturkan, ada dua anak sungai yang mengalir ke arah danau yang memiliki beragam biota air tawar. Anak sungai pertama yang berasal dari Kota Singkawang airnya tak tercemar sehingga jernih sedangkan anak sungai yang satunya berlumpur dan kotor dari bekas hasil PETI di kawasan Kabupaten Bengkayang.

Ia juga mengatkan danau tersebut sebenarnya sangat potensial untuk pengembangan perikanan air tawar, apalagi bentangannya yang cukup luas sehingga sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Hanya saja persoalannya saat ini danau tersebut tercemar sehingga akan cukup mengganggu saat dikembangkan.*

*Harian Equator 3 Januari 2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: